Perilaku Menolong (Helping)
Mari kita bahas lebih dalam apa itu Prososial secara sederhana — dan contoh-contoh perilaku yang dapat kita lakukan sehari-hari di rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar kita. Apakah kamu pernah melakukannya?
Apa itu Perilaku Prososial?
Perilaku prososial adalah tindakan sukarela yang menguntungkan orang lain tanpa mengharapkan imbalan langsung. Perilaku ini sangat penting untuk membangun empati dan hubungan sosial yang sehat.
Pernahkah kamu melihat seseorang membutuhkan bantuan tetapi memilih diam? Hal tersebut bisa terjadi karena beberapa alasan, seperti:
Padahal, sering kali bantuan kecil yang kita berikan dapat membuat perbedaan besar bagi orang lain.
Banyak orang berpikir bahwa menolong harus berupa sesuatu yang besar. Padahal, bantuan kecil sering kali lebih bermakna daripada yang kita bayangkan.
Contohnya:
- Merasa diperhatikan dan dihargai.
- Beban yang dirasakan menjadi lebih ringan.
- Menumbuhkan semangat dan harapan.
- Merasa lebih bahagia dan puas.
- Memiliki lebih banyak teman.
- Mendapatkan kepercayaan dari orang lain.
- Melatih empati dan kepedulian.
- Menjadi pribadi yang lebih matang dan bertanggung jawab.
- Hubungan menjadi lebih harmonis.
- Menciptakan suasana yang aman dan nyaman.
- Menumbuhkan budaya saling peduli.
Saat ini banyak orang lebih sering berinteraksi melalui gawai dibandingkan secara langsung. Akibatnya, kadang kita kurang memperhatikan kondisi orang di sekitar.
Perilaku menolong di era digital juga bisa dilakukan dengan cara:
Menolong tidak hanya dilakukan secara langsung, tetapi juga melalui tindakan positif di dunia digital.
Suatu hari seorang siswa lupa membawa pensil saat ujian. Ia merasa panik dan hampir menangis. Teman di sebelahnya melihat keadaan tersebut lalu meminjamkan pensil cadangan yang dimilikinya.
Bagi siswa yang meminjamkan pensil, tindakan itu mungkin terlihat biasa saja. Namun bagi temannya, bantuan kecil tersebut membuatnya dapat mengikuti ujian dengan tenang.
Setelah mempelajari materi ini, lakukan minimal satu tindakan menolong berikut:
Lingkungan Keluarga
Rumah adalah tempat pertama untuk melatih kepekaan sosial dan tanggung jawab.
-
Membantu pekerjaan rumah Mencuci piring sendiri atau menyapu lantai tanpa diminta orang tua.
-
Menjaga adik Menemani adik belajar atau bermain saat orang tua sedang sibuk.
-
Merawat anggota keluarga Membuatkan teh hangat atau mengambilkan obat saat ada yang sakit.
-
Mengurangi beban orang tua Menyiapkan seragam dan buku pelajaran sendiri sejak malam hari.
Lingkungan Teman Sebaya
Sekolah adalah tempat terbaik untuk melatih kerja sama dan kepedulian antarsesama.
-
Berbagi ilmu Menjelaskan materi pelajaran yang sulit kepada teman yang belum paham.
-
Mendukung teman Menghibur teman yang sedang sedih atau menjenguk teman yang sakit.
-
Inklusi sosial Mengajak teman yang menyendiri atau tidak punya kelompok untuk bergabung.
-
Menjaga kebersihan bersama Membantu piket kelas atau memungut sampah yang berserakan di area sekolah.
-
Meminjamkan alat tulis Memberikan pinjaman pensil atau penghapus kepada teman yang lupa membawa.
Lingkungan Masyarakat
Lingkungan sekitar adalah tempat kita berlatih menjadi warga negara yang peduli.
-
Kerja bakti Ikut serta dalam kegiatan membersihkan lingkungan RT/RW bersama warga.
-
Membantu lansia Membantu membawakan barang belanjaan tetangga yang sudah tua.
-
Sedekah / Donasi Mengumpulkan pakaian layak pakai atau buku bacaan untuk korban bencana alam.
-
Menjaga fasilitas umum Tidak mencoret-coret fasilitas publik dan ikut merawat tanaman di taman publik.
Video Edukasi Menolong
Ada yang ingin kamu lakukan?
Lakukanlah — jangan tahan. Mungkin akan ada seseorang yang jadi bahagia hari ini karena kamu.